Pembangunan Pertanian: Membangun Kemandirian Pangan dalam Masa Bencana dan Pandemi

Bencana dalam berbagai bentuk telah menjadi bagian kesejarahan umat manusia. Pandemi Covid-19 telah memorakporandakan tatanan kehidupan manusia di seluruh dunia, termasuk Indonesia, menyebabkan hancurnya perekonomian dunia yang berimplikasi pada kehilangan pekerjaan banyak orang. Pandemi ini telah menimbulkan efek bola salju pada masyarakat yang menyebabkan goyahnya kemandirian pangan karena ketidakmampuan mencukupi kebutuhan pangan.
Buku ini mengurai persoalan kemandirian pangan pada masa-masa bencana, termasuk pandemi Covid-19, serta memberikan gagasan-gagasan alternatif bagi masyarakat agar tetap tangguh dan mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Pengalaman telah menunjukkan bahwa bahan pangan alternatif banyak tersedia, demikian juga teknik budi daya dan produksi pangan, termasuk pada lingkungan perkotaan. Di sisi lain, persoalan kesejahteraan dan pemberdayaan petani juga tetap perlu menjadi perhatian bersama, terlebih ketika harus menghadapi sistem perdagangan komoditas pangan yang seringkali tidak menguntungkan bagi mereka. Buku ini juga menyajikan contoh ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Persoalan pangan adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk para akademisi. Mudah-mudahan percikan permenungan ini dapat menjadi oasis bagi masyarakat luas sekaligus titik cahaya di ujung lorong.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s